Menjadikan keluarga bahagia
sebenarnya tidak sulit dan tidak perlu menghabiskan sesuau yang wah untuk
mencapai kehidupan yang bahagia. Rahasia keluarga bahagia menjadikan idaman
semua pasangan suami istri apalagi pasangan yang masih muda (baru menikah).
Banyak pakar ahli menyarankan menjadikan keluarga untuk bahagia.
Berikut rahasia keluarga bahagia menurut Dr.Mark Goulston :
Berangkat Tidur Bersama
Langkah itu memang terkesan
sepele, bahkan mungkin luput dari perhatian Anda. Tapi menurut Dr
Mark Goulston dalam buku The 6Secrets of a Lasting Relationship, itu
merupakan salah satu kunci kebahagiaan suami-isteri. Tentu itu mudah, tapi
kadang Anda sulit melakukannya.
Samakan Minat
Jangan mengecilkan arti aktivitas
yang dapat Anda kerjakan bersama pasangan. Jika belum punya, menurut Goulston,
pasangan yang bahagia biasanya mengusahakannya. Namun pada saat yang sama,
tetaplah memelihara minat pribadi Anda. Dengan begitu Anda akan semakin
menyukai pasangan Anda tanpa menjadi tergantung.
Jalan Bergandengan
Pasangan bahagia akan merasa
nyaman jika berjalan sambil bergandengan tangan atau bersebelahan, ketimbang
satu di depan, satu di belakang memandangi punggung. Rasanya memang aneh bagi
yang tak biasa. Canggung memang, mungkin saja Anda malu untuk menunjukkan
kemesraan di muka umum. Untuk itu tepis saja rasa malu, toh dia pasangan sah
Anda. Cobalah !. Sekali mencoba pasti Anda akan keterusan. Dan rasakan
sensasinya. Hati Anda berdua pun terasa makin lekat.
Cari Sisi Positif
Goulston menyarankan Anda untuk
tidak mencari-cari kesalahan pasangan Anda. Pusatkan perhatian pada apa yang
dilakukannya secara benar, bukan pada yang salah. Gampang memang bagi Anda
untuk menemukan hal keliru yang dia lakukan. Anda pun sama juga selalu bisa
menemukan hal benar. Jika dua-duanya mudah, mengapa Anda tak mencari hal yang
benar. Karena itu akan membantu Anda membangun keharmonisan rumah tangga. Kata
Goulston, pasangan bahagia lebih memilih sisi positif.
Saling Memaafkan
Itu juga bagian yang harus Anda
perhatikan. Rumah tangga tanpa kepercayaan, sama saja dengan meniti petaka.
Jadi, buatlah kepercayaan dan memaafkan sebagai pegangan baku dalam hubungan
Anda. Kata Goulston, jika pasangan bahagia bertengkar atau berbeda pendapat dan
tak bisa menyelesaikan, mereka akan mengutamakan rasa percaya dan memaafkan
satu sama lain, bukan rasa tidak percaya dan tanpa ampun.
Saling Berpelukan
Saling berpelukan segera setelah
bertemu sepulang kerja. Kulit kita, kata Dr. Goulston, memiliki memori tentang
’sentuhan baik’ (cinta), ’sentuhan buruk’ (pelecehan) dan ‘tanpa sentuhan’
(penolakan). Pasangan yang saat bertemu langsung berpelukan berarti memelihara
ingatan kulitnya dengan ’sentuhan baik’ dan memberi kehangatan.
Katakan Cinta
Jangan ragu untuk mengatakan
cinta pada pasangan Anda. Ungkapkan saja, “Aku cinta padamu” atau bentuk
perhatian lain, misalnya dengan mengatakan, “Baik-baik ya” pada pagi hari. Itu
merupakan cara hebat untuk mendapatkan kesabaran dan toleransi menghadapi dunia
luar yang tak teratur dan semrawut. Selain itu juga untuk meyakinkan pasangan bahwa
Anda mencintai dia, juga wujud perhatian Anda.
Ucapkan Salam
Satu kata lagi yang kadang Anda
lupa adalah salam menjelang tidur. Ucapkan “Selamat malam sayang” setiap malam
menjelang tidur. Malah akan lebih berkesan jika ditambah dengan kecupan. Itu harus
rutin Anda lakukan setiap malam, apa pun kondisi Anda. Tak peduli bagaimana
perasaan Anda.
Menurut Goulston, hal itu akan
mengingatkan pasangan Anda bahwa betapa pun Anda sedang marah tetap ingin
bersamanya. Artinya, apa yang Anda berdua miliki lebih penting ketimbang
kemarahan satu hari itu.
Membaca Hati
Bacalah cuaca hati pasangan Anda
setiap saat. Usahakan untuk berbicara dengannya di sela-sela kesibukan
kerjanya, dengan demikian Anda bisa menyesuaikan diri dengan suasana hatinya
setelah bertemu. Tentu saja itu untuk menghindari konflik yang mungkin bisa
terjadi. Memang sakit hati, kejengkelan, dan kebutuhan-kebutuhan yang tak bisa
Anda penuhi, adalah hal-hal yang tak dapat dihindarkan dalam setiap hubungan
dekat. Bahkan sepulang dari berbulan madu, hal-hal yang terjadi dalam
keseharian dapat memunculkan kejengkelan-kejengkelan.
Bangga Bersama
Anda harus merasa bangga terlihat
bersama pasangan Anda. Itu akan membahagiakan dia. Pasangan yang bahagia senang
bisa bersama-sama. Menurut Goulston biasanya itu ditunjukkan dengan sentuhan
tanda sayang di antara mereka. Misalnya gandengan tangan, rangkulan, pelukan,
elusan. “Bukan mau pamer, tapi hanya ingin mengatakan bahwa mereka saling
memiliki,” kata dia.
Nah, setelah membaca rahasia
keluarga bahagia diatas. Sekarang coba Anda terapkan satu-satu persatu. Saya
percaya Anda akan menemukan rasa kebahagiaan yang mendalam. Terpenting Anda
harus saling mengerti antara satu dan lain.
0 Response to "Rahasia Keluarga Bahagia"
Post a Comment